Kurikulum yang digunakan PKBM Griya Cendekia adalah Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum terbaru yang diterapkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan fleksibilitas kepada guru dan sekolah. Kurikulum ini berfokus pada konten esensial agar siswa mendalami konsep, mengembangkan karakter melalui proyek penguatan profil pelajar Pancasila, dan dapat belajar sesuai minat dan bakat masing-masing melalui pembelajaran berdiferensiasi.
Dasar hukum Kurikulum Merdeka meliputi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, serta peraturan lain yang mendukung seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Untuk memperkuat Kurikulum Nasional, Pada tahun 2025 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerbitkan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang merupakan perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Peraturan ini memperkuat kebijakan kurikulum, termasuk memperjelas arah pembelajaran, serta memastikan pendidikan lebih adaptif dan bermakna dengan mengedepankan pembelajaran mendalam (deep learning).
Capaian Pembelajaran mengacu pada Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 008/H/Kr/2022 Tentang Capaian Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka.
Karakteristik utama Kurikulum Merdeka:
- Pembelajaran berbasis proyek: Mengutamakan pengembangan karakter dan soft skills melalui proyek yang relevan dengan profil pelajar Pancasila.
- Fokus pada materi esensial: Konten dibuat lebih mendalam pada materi pokok untuk literasi, numerasi, dan kompetensi dasar lainnya.
- Fleksibilitas: Guru memiliki keleluasaan untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan konteks, kondisi sekolah, dan kebutuhan siswa.
- Pembelajaran berdiferensiasi: Pembelajaran disesuaikan dengan gaya belajar dan kemampuan masing-masing siswa untuk membantu mereka mencapai tujuan pembelajaran.
- Tujuan: Menjawab tantangan kualitas pendidikan, mengatasi learning loss pascapandemi, dan mempersiapkan siswa menghadapi masa depan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Struktur Kurikulum PKBM Griya Cendekia dapat dilihat tabel dibawah.
- Disamping Kurikulum dengan Muatan Nasional, PKBM Griya Cendekia untuk Program Paket A, Paket B, dan Paket C juga menerapkan kurikulum Muatan Lokal yang meliputi: Life Skill dalam bentuk keterampilan komputer yang wajib diikuti warga belajar, juga pembelajaran tahsin al-Qur’an bagi yang beragama Islam.
- Keterampilan Komputer menjadi wajib agar warga belajar setelah lulus sekolah dapat langsung beradaptasi dengan lingkungan sosial, lingkungan pendidikan, dan lingkungan kerja.




