PKBM Griya Cendekia Perkuat Penerapan Sistem SKK Melalui Pemanfaatan Google Classroom Versi Terbaru

googleclassroom di PKBM

Cileungsi — Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, PKBM Griya Cendekia Cileungsi, Bogor, terus berinovasi dalam pengelolaan proses pembelajaran. Langkah strategis terbaru yang diambil adalah pengenalan dan optimalisasi penggunaan Google Classroom versi terbaru (v3.67.982064125) bagi seluruh peserta didik.

Penerapan platform digital ini dirancang khusus untuk memperkuat implementasi sistem Satuan Kredit Kompetensi (SKK) yang menjadi landasan struktur kurikulum di PKBM Griya Cendekia, sejalan dengan semangat penguatan Kurikulum Merdeka.

Mengoptimalkan Tiga Moda Pembelajaran dalam Sistem SKK

Sistem Satuan Kredit Kompetensi (SKK) memberikan fleksibilitas belajar bagi peserta didik kesetaraan. Dalam penerapannya, SKK didukung oleh tiga moda pendekatan pembelajaran utama, yaitu:

  1. Tatap Muka: Interaksi langsung antara pendidik dan peserta didik di ruang kelas.
  2. Tutorial: Bimbingan belajar terstruktur dan terarah yang memfasilitasi pendalaman materi.
  3. Penugasan/Mandiri: Proses belajar mandiri peserta didik untuk mengeksplorasi kompetensi secara lebih luas.

Kehadiran Google Classroom versi 3.67.982064125 memegang peranan krusial dalam mendukung dan mengoptimalkan moda pembelajaran tutorial dan mandiri. Melalui platform ini, seluruh aktivitas penunjang pembelajaran—mulai dari distribusi materi, penyampaian instruksi belajar, pengumpulan tugas (upload tugas), hingga pencatatan kehadiran (absensi digital)—terintegrasi secara rapi, transparan, dan mudah diakses kapan saja serta di mana saja.

Hakikat Penguatan Literasi Digital di Era Modern

Lebih dari sekadar alat administrasi kelas maya, pemanfaatan Google Classroom di PKBM Griya Cendekia memiliki hakikat yang mendalam dalam upaya penguatan literasi digital bagi peserta didik.

Di era modern dan digital saat ini, penguasaan teknologi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak. Peserta didik dituntut untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu mengoperasikan perangkat dan platform digital secara produktif, etis, dan bertanggung jawab. Dengan membiasakan diri menggunakan ekosistem pembelajaran digital seperti Google Classroom, peserta didik secara langsung dilatih untuk berpikir kritis, mengelola waktu secara mandiri, serta menguasai perangkat teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat abad ke-21.

Akselerasi Kurikulum Merdeka di PKBM Griya Cendekia

Langkah inovatif ini juga menjadi bagian integral dari komitmen PKBM Griya Cendekia dalam memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi satuan pendidikan dan peserta didik untuk merancang pengalaman belajar yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning), fleksibel, dan berbasis pada pencapaian kompetensi nyata.

Melalui integrasi teknologi digital ke dalam sistem SKK, PKBM Griya Cendekia berharap peserta didik dapat merasakan kemerdekaan dalam belajar tanpa batasan ruang dan waktu, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan kompetensi akademik dan literasi digital yang unggul.

 

Author: Griya Cendekia

griyacendekia.sch.id